Sukasehat.com – Ketahui penyebab penyakit asma agar anda mengetahui penanganan yang tepat. Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas.

Selain sulit bernapas, penderita asma juga bisa mengalami gejala lain seperti nyeri dada, batuk-batuk, dan mengi. Asma bisa diderita oleh semua golongan usia, baik muda atau tua.

Meskipun penyebab pasti asma belum diketahui secara jelas, namun ada beberapa hal yang kerap memicunya, seperti asap rokok, debu, bulu binatang, aktivitas fisik, udara dingin, infeksi virus, atau bahkan terpapar zat kimia.

Saluran pernapasan bagi seseorang yang memiliki penyakit asma lebih sensitif jika dibandingkan dengan orang lain yang tidak hidup dengan kondisi ini. Saat paru-paru teriritasi, maka otot-otot saluran pernapasan penderita asma akan menjadi kaku dan membuat saluran tersebut menyempit. Selain itu, akan terjadi peningkatan produksi dahak yang menjadikan napas terasa berat.

Penyebab penyakit asma yang perlu anda ketahui :

Penyebab asma secara pasti masih belum diketahui. Meskipun begitu, ada beberapa hal yang dapat memicu kemunculan gejala penyakit ini, di antaranya:

  • Infeksi paru-paru dan saluran napas yang umumnya menyerang saluran napas bagian atas seperti flu.
  • Alergen (bulu hewan, tungau debu, dan serbuk bunga).
  • Paparan zat di udara, misalnya asap kimia, asap rokok, dan polusi udara.
  • Faktor kondisi cuaca, seperti cuaca dingin, cuaca berangin, cuaca panas yang didukung kualitas udara yang buruk, cuaca lembap, dan perubahan suhu yang drastis.
  • Kondisi interior ruangan yang lembap, berjamur, dan berdebu.
  • Pekerjaan tertentu, seperti tukang kayu, tukang las, atau pekerja pabrik tekstil.
  • Stres.
  • Emosi yang berlebihan (kesedihan yang berlarut-larut, marah berlebihan, dan tertawa terbahak-bahak).
  • Aktivitas fisik (misalnya olahraga).
  • Obat-obatan, misalnya obat pereda nyeri anti-inflamasi nonsteroid (aspirin, naproxen, dan ibuprofen) dan obat penghambat beta (biasanya diberikan pada penderita gangguan jantung atau hipertensi).
  • Makanan atau minuman yang mengandung sulfit (zat alami yang kadang-kadang digunakan sebagai pengawet), misalnya selai, udang, makanan olahan, makanan siap saji, minuman kemasan sari buah, bir, dan wine.
  • Alergi makanan (misalnya kacang-kacangan).
  • Penyakit refluks gastroesofageal (GERD) atau penyakit di mana asam lambung kembali naik ke kerongkongan sehngga mengiritasi saluran cerna bagian atas.
  • Sangat penting untuk mengetahui apa yang kerap memicu munculnya gejala apabila Anda adalah seorang penderita asma. Setelah mengetahuinya, hindari hal-hal tersebut karena itu merupakan cara terbaik bagi Anda untuk mencegah terjadinya serangan asma.

Saluran pernapasan orang yang memiliki asma lebih sensitif dan mudah mengalami inflamasi dibandingkan dengan orang-orang normal ketika teriritasi oleh pemicu-pemicu yang telah disebutkan di atas.

Saat gejala asma muncul, saluran pernapasan akan menyempit dan otot-otot di sekitar saluran tersebut mengencang. Selain itu, ada peningkatan peradangan pada lapisan saluran pernapasan dan produksi dahak yang makin menambah penyempitan pada saluran pernapasan.

Dengan menyempitnya bagian-bagian dari saluran pernapasan, maka udara akan lebih sulit mengalir dan penderita menjadi makin sulit bernapas.

Bagi anda yang memiliki riwayat penyakit Asma, susu kambing etawa sheepbrand merupakan solusi yang tepat bagi anda. Susu kambing etawa mengandung flourin dan betakasein yang baik untuk penderita asma. Selain itu, kandungan susu kambing juga tidak akan meningkatkan produksi mucous atau lendir pernafasan pada tenggorokan, yang merupakan salah satu pemicu penyakit asma.

Untuk informasi harga dan pemesanan susu kambing etawa naturamil anda dapat menghubungi kami di nomor +6281361209991